PENGUNGUMAN OPREC SAHABAT DAKWAH

Assalamualaikum…

Untuk teman teman yang sudah mendaftar sahabat dakwah,

Pengumuman Anggota  baru bisa kalian download pada link dibawah ini

Pengunguman OPREC Sahabat Dakwah

sahabatdakwah.bem.uad.ac.id

atau disini :

ANGGOTA Sahabat Dakwah

No NAMA PRODI NO HP
1.Art

SAHABAT

1.  M Hasan wahyudi

2.  Manarul Islam

3.  Eti Saraswati

4.  Diki Dwi Pamilu

5.  Djoko Imam P

6.  Hengki Roy E

7.  Suwanto

1. IlmuKomunikasi

2. SistemInformasi

3.  PGSD

4.  Akuntansi

5.  SistemInformasi

6.  Matematika

7.   T. Informatika

1. 082167350345

2. 089678265530

3. 085842755704

4. 089664144740

5. 081547113332

6. 085786693983

7.  089634995243

2.Infaq Sahabat

1.  Awhinarto

2.  Sulaiman

3.  Meli Susandi

4.  Sigit A P

5.  Nur Farida

6.  Ayyubi Ahmad

7.  Faishal Arif A

8.  Muhammad H A

9.  Sri Puji

1. PAI

2. Ekonomi

3. Pend. Matematika

4. T.Industri

5. (tidak ada)

6.  Matematika

7.Pend.Matematika

8.  Tafsir Hadist

9.  Manajemen

1. (tidak ada)

2.085607791210

3. 081995625966

4. 081929053434

5. (tidak ada)

6. 08986681859

7. 089634532817

8. 082225141679

9. 082285002702

3.Lentera Sahabat

1. Zuhrul Mafaizin

2. Marisa M A

3. Muhammad A M

4. Ade Khrisna A

5.Rachma W

6. Utari Widya P

7. NandaNurrohmah S

8.  Siti Haryanti

9.  Nur Fitri

10.  Danu Aprianto

11.  Intan Gumelar

12.  Dania Virjiyanti

1. (tidak ada)

2. T.Kimia

3. Ekonomi Pemb.

4.  Manajemen

5.  BK

6.  BK

7. PAI

8.  Tafsir Hadist

9.   Farmasi

10. PAI

11. (tidak ada)

12.   Akuntansi

1. (tidak ada)

2. 087794080855

3. 082220942087

4. 089683362408

5. 082220835141

6. 081321147773

7. 085729498497

8. 082340117474

9. 089652669455

10 08979676091

11. (tidak ada)

12. 082285002702

4.Notes Sahabat  

1. Muhammad Fahmi I

2. Faqih Rosyidi

3. Zaim Alam Fais Afi’i

4. Muhammad Ainul Y A

5. Rizal Syaefudin

6. Nilam Sari

7. Yayan Kastowo

8.  Agung Ikhsan

1.       Tafsir Hadist

2.       T. Kimia

3.       T. Kimia

4.       Pend. Fisika

5.       T. Elektro

6.       PGSD

7.       BK

8.       Ekonomi Pemb.

1. 085640575788

2. 081575695680

3. 085729583318

4. 085743176554

5. 085200910741

6. 085337053093

7. 085647088028

8. 082213009361

5.Quote Sahabat  

1.      Muhammad subkhi

2.      Muttaqin

3.      Atika Rahmi

4.      Astri Widia Murni

5.      M Milzam

6.       M Rizky Dewa Yani

7.       Fiya

1.  T. Industri

2.  E. Pembangunan

3.  Pend. Agama Islam

4. (tidak ada)

5.  Pend. Agama Islam

6.  PGSD

7.   Biologi

1.  085201236459

2.  082175699654

3. (tidak ada)

4. (tidak ada)

5. 088212238810

6. (tidak ada)

7.(tidak ada)

6.Sehat Sahabat  

1.      Baiq Sholhiyah

2.      Mirjana

3.      Khairullah

4.      Firmansyah

5.      Fatahillah

6       Rizki Dewa

1.       PGSD

2.  Pend. Agama Islam

3.       Akuntansi

4.  Pend. Agama Islam

5.  Pend. Matematika

6.         PGSD

 

1.  081907713499

2.  085394478316

3.  085814925515

4.  085357797009

5.  085363622923

6.  081287841596

7.Shoot Sahabat  

1.      Ilham Azmi

2.      Fuad Eryanta

3.      Anna

4.      Nanda Kartobi

5.      Fadhilah Fitri

6.    Lucky Ekid A

7.    Hanintyas Laras

1.       T.Informatika

2.      Ilmu Komunikasi

3.       Manajemen

4.      Sistem Informasi

5.   (tidak ada)

6.       Tafsir Hadist

7.      PGSD

1.    082362681473

2.    081575699866

3.    081223683149

4.    082306528129

5.  (tidak ada)

6.    085244345259

7.    081325160106

Dan sosialisasi akan diadakan pada

Hari : ahad,16 oktober 2016

Tempat : kampus 3 ruang 106

Waktu : pukul 08.00- 12.00
Dan kami memohon maaf atas pengunduran waktu pengumuman.

Terimakasih.

109 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Milad 55 Tahun UAD dalam Rising Orange 2015

YOGYAKARTA, 5 – 19 DESEMBER 2015
RISING ORANGE 2015
KEMENTERIAN SENI, BUDAYA, DAN OLAHRAGA

Pada tanggal 5 – 19 Desember 2015 kami dari kementerian seni, budaya dan olahraga beserta panitia Rising Orange melakukan perlombaan dari 4 bidang yaitu: Keagamaan, Keilmuan, Kesenian, dan Keolahragaan. Adapun dari bidang keagamaan terdapat lomba Karya Tulis Islami, Kaligrafi, Hafidz, Qiro’ah, Da’i, dan Cerdas Cermat Agama. Dari bidang keilmuan terdapat lomba Mading 3D, Pidato, Kompetisi Debat, Cerdas Cermat Ranking 1, dan Essay. Dari bidang kesenian mengadakan lomba Cerpen, Cipta & Baca Puisi, Karikatur, Poster Moral, Photography, UAD Got Talent, Menyanyi, Stand Up Comedy, Memasak, Drama, ditambah Malam Filosofi dan Seminar Sampah Visual oleh Pak Sumbo Tinarbuko. Dari bidang olahraga mengadakan lomba Catur, Pingpong, Futsal, Basket, Volley, dan Badminton. Perhelatan MILAD UAD ke 55 bertajuk Rising Orange ini dibuka dengan seminar oleh Ki Herman Sinung Janutama dan ditutup dengan Rising Orange Award.
Adapun dengan menggelar total acara sebanyak 31 tersebut dibiayai oleh kampus dan juga ada biaya pendaftaran dari mahasiswa yang semuanya terekap dan terbukukan dalam LPJ RISING ORANGE 2015 yang terbagi dalam3 jilid yang dapat dicek di sekre BEM UAD kampus 1.
Dimulai dari kepanitiaan Rising Orange, disini kepanitiaan kami didominasi oleh angkatan 2015 dan 2014 yang artinya mereka kebanyakan semester 1 dan 3. Mereka terhitung baru dalam hal mengerjakan acara se-tingkat universitas, sehingga apabila terjadi kesalahan seperti misscom, kurang siap, mendadak akan bisa dijadikan pembelajaran di kemudian hari. Mereka akan gunakan pengalaman di RO sebagai pembelajaran mereka dalam mengerjakan acara di ORMAWA, atau event-event kampus selanjutnya.
Acara atau kegiatan di Rising Orange ini jumlahnya 31 acara. Cukup banyak jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya yang hanya belasan acara. Acara-acara ini di desain khusus bagi mahasiswa UAD untuk menyalurkan bakatnya. Selanjutnya kami dari Kementerian Seni, Budaya, dan Olahraga berupaya untuk pengabadian karya. Prioritas kami adalah bagaimana caranya agar karya mahasiswa UAD tidak hilang begitu saja, diantaranya dengan dokumentasi kegiatan Lomba Menyanyi, UAD Got Talent, Da’i, Qiroah, Mading 3D dan Pidato yang di upload di youtube, pembukuan karya mahasiswa menjadi Jurnal Esay & Karya Tulis Islami, Antologi Cerpen dan Puisi,dan Buku Refleksi Milad UAD “Anda Tidak Akan Bahagia” yang tersebar di Perpustakaan Kampus UAD. Untuk follow up Rising Orange sendiri dari kementerian SBO juga melakukan pembentukan Komunitas Pingpong dan Catur, serta untuk juara satu Lomba Menyanyi diberi kesempatan untuk melakukan rekaman lagu bertemakan Lingkungan Hidup yang mengangkat tema SAMPAH dari kementerian SBO BEM UAD.
Dalam perlombaaan di RO semangat peserta dalam berkompetisi cukup tinggi,sehingga dapat dikatakan perlombaan ini berkualitas, menilik dari gengsi dan kompetitifnya ajang. Acara dalam Rising Orange bisa dikatakan bergengsi dibuktikan dengan semua pemenang mengambil piala sebagai simbol penghargaan atas prestasi mahasiswa. Tidak ada piala yang tertinggal di BEMU.Kompetitif.
Yang terakhir adalah acara Rising Orange dalam rangka Milad UAD ke 55 ini dikenal mahasiswa murni karena perlombaannya. Kami selaku pihak penyelenggara sebisa mungkin menghindari hal yang bersifat hedonisme, berhura-hura, dan kurang bermanfaat seperti konser. Ditambah UAD ini notabenenya adalah kampus dalam masjid, dan ada sebagian yang kurang setuju apabila diadakan konser di kampus UAD, maka diadakannya konser akan menyalahi esensi dari Milad UAD. Jadi jika meriah itu kami usahakan karena lombanya bukan karena ada guest starnya.
Semoga Milad UAD selanjutnya dapat lebih baik dan lebih mengena di seluruh civitas akademika Universitas Ahmad Dahlan. Apabila ada kesalahan dari kami selaku pihak penyelenggara MILAD UAD 55, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Salam Pembaharu.

116 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

Audiensi Kementerian SBO

Kamis, 17 maret 2016
Audiensi Rektorat dengan BEM UAD
KEMENTERIAN SENI, BUDAYA, DAN OLAHRAGA

Presiden Mahasiswa, Wakil Presiden Mahasiswa dan Jajaran Menteri Kabinet Pembaharu BEM UAD melakukan audiensi dengan pihak rektorat yang diwakili oleh Dr Abdul Fadlil selaku Wakil Rektor 3 Universitas Ahmad Dahlan dan Bapak Hendro selaku kepala BIMAWA. Audiensi dilakukan pada hari Kamis, 17 Maret 2016 di Ruang Rektorat Kampus 1 Universitas Ahmad Dahlan.
Kami dari kementerian Seni, Budaya, dan Olahraga berhasil mencapai kesepakatan dengan Pihak Rektorat dalam 2 hal, yaitu:

1. Pengadaan Lampu di Lapangan Parkir Laboratorium Kampus 3 UAD;
2. Pengadaan Komunitas Catur dan Pingpong agar bisa didanai dalam hal keberangkatan atlet, pelatih dan sarana latihan,
Poin pertama dirasa perlu kami angkat karena di Lapangan tersebut biasanya anak-anak Basket UAD bermain dan berlatih. Namun pada sore hari tak jarang kita lihat masih terdapat banyak motor yang diparkirkan disana. Sehingga mereka yang ingin berlatih harus memindahkan banyak motor mahasiswa. “Parkiran padat pada hari Senin sampai Kamis sehingga diatas jam 5 sore baru bisa digunakan untuk latihan”. Lalu dimana anak-anak UAD berlatih basket? Mereka kebanyakan berlatih di luar, dan tidak sedikit yang menyewa lapangan di luar. Sementara di UAD sendiri lahan yang tersedia tidak banyak, jika ada kemungkinan digunakan untuk hal-hal yang bersifat akademik, seperti: penambahan ruang kelas, hingga penambahan prodi baru. Maka dari itu, kami mengusulkan agar diadakannya lampu untuk penerangan lapangan di Parkir Lab Kampus 3. Lampu itu diharapkan cukup untuk mahasiswa UAD dapat berlatih di malam hari.

Selanjutnya poin kedua kita angkat sebagai tindak lanjut dari Perlombaan Catur dan Pingpong RISING ORANGE. Setelah selesai perlombaan kami sempat melakukan sharing dengan pemenang Lomba Catur dan Pingpong, yang intinya ingin dikumpulkan lagi dan dijadikan komunitas. “Sudah ada diskusi dengan peserta juga, harapannya komunitas ini bisa terbentuk”. Kami coba mengusulkan kedua komunitas ini terutama apabila ada perlombaan, akomodasi atlet bisa dihandle. Tercapai kesepakatan bahwa komunitas Catur dan Pingpong ada di bawah Kementerian Seni, Budaya, dan Olahraga yang pendanaannya bisa mengajukan dari kampus lewat Kementerian SBO BEM UAD, pengajuan keperluan seperti pelatih, sarana, akomodasi atlet bisa melalui Kementerian tersebut. Ini merupakan angin segar bagi pecinta Catur dan Pingpong di UAD. Semoga Catur dan Pingpong di UAD bisa berkembang dan meraih prestasi di ajang POM lokal, nasional hingga internasional.

88 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

DITINGGALKAN ORANG TUA BUKANLAH PENGHALANG KESUKSESAN SANG PEMENANG

DITINGGALKAN ORANG TUA

BUKANLAH PENGHALANG KESUKSESAN SANG PEMENANG

Oleh : Muhammad Fais

          Orang tua memang menentukan perkembangan seseorang.berbagai pandangan psikologi dan riset telah membuktikan hal ini,jika kita perhatikan secara saksama, berbagai gangguan kesehatan terutama psikologi penyebabnya bisa diruntut dari keluarga. Perlakuan janin dalam kandungan misalnya, akan berpengaruh terhadap sifat-sifat yang dimiliki setelah dia lahir. Bahkan dengan suatu teknik psikologi yang terjadi pada bulan-bulan awal kehamilan ( usia tiga bulan kehamilan).

Dalam ilmu psikologi juga dikatakan bahwa ibu dan ayah memilki peran masing-masing yang signifikan terhadap perkembangan anak. Peran keduanya sama- sama mempengaruhi perkembangan intelektual dengan cara yang berbeda. Seorang ibu membantu perkembangan intelektual anak melalui perhatian dan bahasa, sedangkan ayah membantu perkembangan intelektual anaknya melalui sikap sebagai teman. Ayah banyak mengajarkan anak kemandirian dengan memberikan kepercayaan untuk melakukan sesuatu secara mandiri.

Bagaimana dengan ketidakhadiran ayah dalam pengasuhan? Dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa ketidakhadiran ayah dalam pengasuhan menjadikan anak-anak lamban dalam menanggapi keinginan dan kebutuhan, sering melanggar peraturan, dan prestasi yang rendah. Walaupun ketidakhadiran yang dimaksud bukan karena perceraian atau meninggal, tetapi kurangnya perhatian ayah terhadap pengasuhan ternyata berpengaruh besar dalam perkembangan potensi anak. Barangkali itulah hikmahnya Allah membolehkan perceraian tetapi sekaligus Allah membenci perceraian.

Betapapun demikian, bukan berarti ketiadaan orangtua sejak kecil menjadikan penderitaan bagi seseorang. Ketiadaan bimbingan dan perhatian orang tua sejak kecil tidak bisa serta merta dijadikan kambing hitam untuk menyalakan Allah. Banyak contoh mereka yang tidak berjumpa dengan orangtua sejak kecil namun mereka menjadi orang yang berhasil.

Lihatlah kisah B.J. Habibie yang harus hidup tanpa bimbingan dan perhatian dari ayahnya sejak berusia 14 tahun. Ibunya yang menyemangati dan bertekad kuat agar Habibie kelak menjadi orang besar dan bersekolah diluar negeri. Inilah penyulut semangat saat merasakan kelelahan, dan pendongkrak kembali kepercayaan diri saat kekerdilan jiwa menghampiri. Kita  bisa lihat Habibie di kemudian hari. Seorang sosok yang kemasyurannya kini tidak hanya terkenal di Indonesia tapi bahkan dunia pun mengakui kehebatannya. Memiliki beberapa hak panten dalam bidang kedirgantaraan, menginisiasi pembuatan pesawat terbang di Indonesia hingga akhirnya diangkat menjadi presiden  Republik Indonesia merupakan karya – karya nyata yang telah beliau ukir dalam lembaran sejarah bangsa

Bahkan Rasulullah Saw tidak pernah menjumpai ayahanda tercinta,karena ayahnya meninggal dalam suatu perjalanan pulang dalam berdagang.Disusul kemudian ibunda tercinta ketika beliau kira-kira berumur 5 tahun. Berturut-turut diasuh oleh kakek beliau dan terakhir paman beliau. Namun karakter tangguh dan semangat juang beliau untuk merubah kondisi saat itu ditambah predikat Al – amin yang beliau milki mampu mengantarkan masyarakat dunia ke sebuah peradaban yang mencerahkan dan penuh keadilan hingga islam pun tetap hadir ditengah – tengah masyarakat dunia hingga saat ini .

Senantiasa ada hikmah dibalik peristiwa.”Semakin tinggi pohon, semakin kencang angin yang menerpanya.”Sepertinya,mereka yang dianugerahi menjadi orang besar terbiasa hidup dengan penuh cobaan sebelum akhirnya mereka meraih keberhasilan. Seperti kelayakan sebelum mahkota kebesaran dianugarahkan.

71 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

BIMAWA Mengadakan Sosialisasi Pedoman Administrasi

    (news- BEM UAD)- Jum’at (25/03/2016) bertempat di Ruang Sidang  Kampus 1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah dilaksanakan Sosialisasi Pendanaan dan Administrasi  untuk komponen Keluarga Besar Mahasiswa (KBM UAD )  dan Organisasi Otonom Muhammadiyah  ( ORTOM) yang di selenggarakan oleh Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BIMAWA UAD).

Dalam kegiatan  ini dihadiri juga oleh Dr.Abdul Fadlil,M.T selaku Wakil Rektor III Bidang Pengembangan Kemahasiswaan dan Pemberdayaan Alumni UAD.   Kegiatan yang diselenggarakan pihak kampus  ini bertujuan unuk mensosialisasikan tentang transparansi penggunaan dana  dan contoh administrasi, yang mana selama ini banyak mengalami kebimbangan dari pihak mahasiswa ketika berurusan dengan BIMAWA  .

Hal ini juga yang menjadi alasan diadakannya kegiatan sosialisasi ini. Kesalahan yang sering di temukan BIMAWA misalnya  dalam pembuatan dan pengajuan proposal ,hanya mencantumkan pengeluaran dana yang akan digunakan saja tanpa ada pemasukan dari mana. Tertib administrasi mempengaruhi pertanggungjawaban pendanaan.

Sedangkan mengenai kebimbangan pihak organisasi mahasiswa dalam hal pedoman administrasi yang pelu diikuti ,dihimbau untuk mengikuti pedoman administrasi yang sudah ada di masing- masing organisasi. Hal ini seperti yang disampaikan Pak Hendro selaku pihak dari BIMAWA bahwa “Sementara untuk saat ini pedoman administrasi yang digunakan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) ,Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Organisasi Otonom Muhammadiyah (ORTOM) menggunakan pedoman standar yang ada dimasing-masing dulu.” (Yuni Lestari)

88 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini